Blog

Cedera ACL – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

cedera acl

Pengertian Cedera ACL

Cedera ligamen anterior cruciate (ACL) adalah suatu kondisi yang umum terjadi, terutama pada orang yang aktif secara fisik. ACL, salah satu dari empat ligamen utama di dalam sendi lutut, ligamen ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas gerak lutut, terutama saat melakukan gerakan memutar atau berbelok.

Penyebab Cedera ACL

  1. Gerakan Tiba-tiba atau Perubahan Arah: ACL sering terjadi ketika seseorang melakukan gerakan tiba-tiba, terutama ketika mengubah arah tubuh dengan cepat. Misalnya, saat melakukan olahraga sepak bola dan bola basket.
  2. Pendaratan yang Salah: Pendaratan setelah melompat atau jatuh, terutama dengan lutut yang membungkuk ke dalam, dapat menyebabkan regangan atau robekan pada ACL.
  3. Kecelakaan Mobil: Kecelakaan mobil dapat menyebabkan cedera karena benturan yang kuat pada lutut sehingga menyebabkan terjadinya cedera.
  4. Olahraga Kontak Fisik: Olahraga yang melibatkan kontak fisik seperti sepak bola, basket, atau rugby dapat meningkatkan risiko cedera.

Gejala Cedera

  1. Rasa nyeri yang tiba-tiba: Penderita cedera sering mengalami rasa nyeri yang tiba-tiba pada saat terjadinya cedera.
  2. Pembengkakan: Pembengkakan umumnya terjadi dalam beberapa jam setelah cedera. Lutut mungkin akan terasa penuh atau kaku.
  3. Tidak Mampu Menopang Berat Badan: Penderita cedera dapat merasakan sensasi ketidakstabilan atau ketidakmampuan untuk menopang berat badan pada lutut yang cedera
  4. Pengurangan Gerak: Kesulitan atau merasakan nyeri ketika mencoba menggerakkan atau menekuk lutut.

Pengobatan Cedera ACL

Pengobatan awal yang dapat anda lakukan ketika mengalami cedera, yaitu:

  1. Fisioterapi: Program fisioterapi dapat membantu memperkuat otot di sekitar lutut, meningkatkan fleksibilitas, dan memulihkan stabilitas.
  2. Obat Pereda Nyeri dan Antiinflamasi: Penggunaan obat pereda nyeri dan antiinflamasi dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan yang dirasakan.
  3. Pemulihan Pasca Bedah: Jika cedera semakin parah, intervensi bedah mungkin diperlukan. Pemulihan pasca bedah melibatkan terapi fisik intensif dan perawatan yang cermat.
  4. Pelatihan Pencegahan: Setelah pemulihan, melibatkan diri dalam program pelatihan pencegahan cedera dapat membantu mengurangi risiko cedera di masa yang akan datang.
  5. Brace atau Dukungan Lutut: Pada beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan brace atau dukungan lutut untuk membantu menjaga stabilitas.

Klinik Puspa Husada

Mengatasi cedera ligamen anterior cruciate atau cedera lutut membutuhkan perawatan yang sesuai dengan tingkat keparahan cedera. Apabila kamu mengalami cedera ACL, kamu dapat melakukan konsultasi dengan fisioterapi kami yang sudah berpengalaman dan profesional dalam menyembuhkan cedera ACL. Lakukan fisioterapi di klinik Puspa Husada Bekasi dan NK Health Jakarta dan Cikarang dengan menghubungi kami di bawah ini:

Kebon jeruk (087877620119) Kelapa Gading (081315030453) Cikarang (085186872882)

Baca artikel kami yang lainnya:

  1. Frozen Shoulder – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
  2. Cedera Rotator Cuff – Gejala, Penyebab, dan Perawatannya

Frozen Shoulder – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Frozen Shoulder

Apa itu Frozen Shoulder?

Frozen shoulder (adhesive capsulitis) adalah kondisi medis yang menyebabkan nyeri dan kaku pada bahu, dikarenakan oleh rasa sakit dan ketidakmampuan bahu untuk bergerak. Kondisi ini mempengaruhi penggunaan bahu dan menyebabkan ketidakmampuan bahu untuk bergerak, baik secara aktif maupun pasif. Kondisi ini ditandai dengan tiga fase, yaitu:

  • Fase pembekuan (freezing stage): Fase ini bisa berlangsung selama 3-9 bulan. Pada fase ini, penderita akan mengalami nyeri yang semakin parah, terutama saat menggerakkan bahu.
  • Fase beku (frozen stage): Fase ini dapat berlangsung selama 4-12 bulan. Pada fase ini, nyeri akan berkurang, tetapi penderita akan mengalami kaku pada bahu.
  • Fase pencairan (thawing stage): Fase ini berlangsung selama 2-3 tahun. Pada fase ini, kaku pada bahu akan berkurang, dan penderita akan mulai dapat menggerakkan bahu dengan lebih leluasa.

Penyebab Frozen Shoulder

Penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan resiko terkena frozen shoulder, antara lain:

  • Lama tidur, patah tulang, atau cedera pada otot di sekitar bahu
  • Tidak menggerakkan bahu dalam waktu yang lama, seperti setelah operasi bahu atau cedera bahu
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes, hipotiroidisme, dan rheumatoid arthritis
  • Kelainan kelenjar tiroid
  • Kelainan neurologis
  • Kelainan genetik
  • Usia dan jenis kelamin

Gejala Frozen Shoulder

Gejala yang paling umum adalah rasa nyeri dan kaku pada bahu. Nyeri biasanya dirasakan di bagian depan, belakang, atau samping bahu. Nyeri yang dirasakan dapat semakin parah saat menggerakkan bahu, terutama saat mengangkat lengan. Kaku pada bahu dapat membuat penderita kesulitan untuk menggerakkan lengan. Penderita mungkin tidak dapat mengangkat lengannya. Gejala lain yang mungkin terjadi adalah:

  • Kelemahan pada bahu
  • Krepitasi (suara berderak) saat menggerakkan bahu
  • Penurunan jangkauan gerak bahu

Pengobatan Frozen Shoulder

  • Fisioterapi : Program latihan fisioterapi dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot sekitar bahu. Terapis fisik dapat memberikan latihan khusus yang membantu mengurangi kekakuan.
  • Obat Pereda Nyeri dan Antiinflamasi : Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri atau antiinflamasi untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Injeksi Steroid : Injeksi steroid langsung ke sendi bahu dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
  • Manipulasi Sendi : Dalam beberapa kasus, dokter dapat melakukan manipulasi sendi untuk memecah adhesi dan meningkatkan pergerakan.
  • Intervensi Bedah: Jika metode non-bedah tidak memberikan hasil, pilihan bedah seperti release kapsul artikular atau manipulasi di bawah anestesi umum mungkin dipertimbangkan.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter bila mengalami gejala frozen shoulder, karena penanganan dini dapat membantu mencegah komplikasi lebih lanjut. Dengan Program latihan fisioterapi yang konsisten dan pendekatan medis yang tepat dapat membantu individu mengatasi frozen shoulder dan memulihkan fungsi normal bahu kamu. Kamu bisa konsultasi dan melakukan fisioterapi di klinik Puspa Husada Bekasi dan NK Health Jakarta dan Cikarang dengan menghubungi kami di bawah ini:

Kebon jeruk (087877620119) Kelapa Gading (081315030453) Cikarang (085186872882)

Cedera Rotator Cuff – Gejala, Penyebab, dan Perawatannya

Cedera Rotator Cuff

Cedera rotator cuff merupakan masalah yang sering dihadapi, terutama oleh mereka yang aktif secara fisik atau memiliki pekerjaan yang melibatkan gerakan bahu yang berulang seperti atlet bulu tangkis, tenis, dan baseball. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu rotator cuff, gejala, penyebab, serta perawatan yang dapat membantu pemulihan.

Apa itu Rotator Cuff ?

Rotator cuff adalah grup otot dan tendon yang mengelilingi bahu, memungkinkan berbagai gerakan seperti mengangkat, memutar, dan menggerakkan lengan. Cedera rotator cuff terjadi ketika otot atau tendon ini mengalami kerusakan atau robekan. Pada umumnya, cedera ini berkaitan dengan proses penuaan, kelebihan beban, atau aktivitas berulang.

Gejala Cedera Rotator Cuff

  • Merasakan nyeri : Nyeri yang bertambah saat mengangkat atau menggunakan lengan merupakan indikasi anda terkena cidera.
  • Penurunan Kekuatan : Kesulitan dalam melakukan gerakan tertentu atau mengangkat benda yang ringan.
  • Keterbatasan Gerakan : Kesulitan dalam menggerakkan lengan ke atas atau ke samping.
  • Popeye Sign: Pemotongan otot di daerah bahu yang dapat terlihat seperti tampilan ‘lengan bayi’ (Popeye) saat mengkontraksi otot biceps.

Penyebab

  • Aktivitas Berulang : Pekerjaan atau olahraga yang melibatkan gerakan berulang pada bahu dapat meningkatkan risiko cidera.
  • Penuaan : Proses penuaan menyebabkan penurunan elastisitas dan kekuatan tendon, meningkatkan risiko cidera.
  • Beban Berlebihan : Mengangkat benda yang terlalu berat atau melakukan aktivitas yang melebihi kapasitas bahu dapat menyebabkan cidera.
  • Ketidakseimbangan Otot : Kelebihan beban pada satu sisi bahu atau postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan cidera rotator cuff.

Perawatan

  • Pemulihan dan Istirahat : Memberikan waktu istirahat yang cukup untuk memberikan kesempatan bagi rotator cuff untuk pulih.
  • Fisioterapi : Latihan dan terapi fisik untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot serta meningkatkan kualitas pergerakan.
  • Obat Pengurang Nyeri : Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Pembedahan : Dalam kasus cedera yang serius atau robekan besar, pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki rotator cuff.

Kesimpulan

Cedera ini dapat menjadi tantangan yang nyata, tetapi dengan pemahaman yang baik tentang faktor risiko, gejala, dan opsi perawatan, seseorang dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya cedera atau memulihkan diri dengan cepat setelah mengalami cedera. Apabila kamu ingin berkonsultasi terkait cedera rotator cuff ataupun cedera olahraga lainnya, kamu bisa menghubungi kami di :

Puspa Husada (0877-6676-7878)

Puspa Husada merupakan Bagian dari NK Health Klinik Fisioterapi Jakarta

Artikel Lainnya :

Cara Cegah Berat Badan Naik

Sakit Kepala? Bisa jadi tension Type headache

Klinik Fisioterapi Bekasi Puspa Husada

Nyeri Tumit Bisa Menyebabkan Nyeri Pinggang Bawah

Nyeri Tumit Bisa Menyebabkan Nyeri Pinggang Bawah

Kamu mungkin pernah mengalami nyeri dikaki yang menjalar hingga ke pinggang. Tapi tahukan kamu bahwa nyeri tumit bisa menyebabkan nyeri pinggang bawah?

Apa Itu Nyeri Tumit

Nyeri tumit adalah diagnosa non-spesifik yang dideskripsikan kepada seseorang berdasarkan gejala yang dirasakan. Variasi patologis yang bisa menyebabkan timbulnya gejala sakit pada tumit adalah peradangan fasia, degenerasi atau penebalan, patologi bantalan tumit, cedera kalkaneus, patologi syaraf perifer, dan spur pada tumit. Kondisi ini dapat mempengaruhi orang dewasa, paruh baya, dan yang lebih tua. Kondisi ini juga dapat dikarakteristikkan dengan nyeri pada langkah awal dan nyeri saat melakukan gerakan yang membutuhkan penumpuan beban tubuh, terutama pada saat istirahat.

Sering kali seseorang dengan gejala nyeri tumit menunggu hingga 6 bulan atau lebih untuk mendapatkan penanganan terhadap keluhannya. Sedangkan mekanik dari kaki memiliki asosiasi dengan LBP (low back pain), misalnya eversi kaki (gerakan kaki ke arah luar) berhubungan dengan gerakan pelvic tilt, pijakan kaki depan ke arah luar berkaitan dengan serangan awal dari aktivitas otot pinggang bawah selama berjalan, dan arkus kaki pendek berhubungan dengan rendahnya penyerapan guncangan pada pinggang bawah saat berlari. Berdasarkan studi cross-sectional yang dilakukan oleh McClinton, et all pada tahun 2018, faktanya 47% dari individu dengan keluhan nyeri tumit mengalami low back pain, yang mana hasil tersebut lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan populasi kontrol tanpa keluhan.

Disamping itu, masih diperlukan pemeriksaan fungsi kaki atau pergelangan kaki menggunakan FAAM (Foot and Ankle Ability Measure) dan disabilitas pinggang bawah menggunakan OSW (Oswestry low back disability questionnaire) untuk mempertajam korelasi antara nyeri tumit dengan low back pain. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah durasi nyeri, BMI (Body Mass Index), dan usia.

Setelah itu, berdasarkan desain studi dengan metode campuran termasuk systematic review, wawancara ahli, dan survey pasien oleh Morrisey, et all pada tahun 2021, memberikan sugesti untuk melakukan penanganan otot inti (core muscle) pada pasien yang mengalami nyeri tumit, termasuk taping, peregangan, dan edukasi. Pada pasien yang tidak menunjukkan perbaikan, dapat diberikan tambahan shockwave therapy, kemudian dibantu dengan ortosis.

Bagaimana cara menyembuhkannya ?

Fisioterapi telah menunjukkan efek yang baik dalam memberikan penanganan rasa sakit pada tumit. Termasuk dengan mengelola gejala awal dan secara bertahap memperbaiki jaringan lunak dalam rangka menguatkan otot dengan tujuan mencegah terjadinya cedera ulang atau kekambuhan. Fisioterapis merupakan solusi untuk mendampingi dan membantu mengelola nyeri tumit anda. Jika kamu merasakan nyeri kaki atau tumit, hubungi tim kami dan buat janji temu dengan fisioterapis kami.

Whatsapp: 0877 6676 7878 (Admin)

Puspa Husada merupakan Bagian dari NK Health Klinik Fisioterapi Jakarta

Artikel Lainnya :

Cara Cegah Berat Badan Naik

Sakit Kepala? Bisa jadi tension Type headache

Klinik Fisioterapi Bekasi Puspa Husada

Pengaruh Covid 19 pada penderita asma

LAYANAN HOMECARE FISIOTERAPI

Homecare fisioterapi perlu dilakukan secara rutin. Tetapi, kendala waktu dan biaya sering kali menjadi masalah. Apakah kamu sedang mencari homecare fisioterapi di daerah bekasi ? Klinik puspa husada merupakan klinik pratama yang melayani fisioterapi yang berada di jatiwarna, kota bekasi. Dan klinik puspa husada juga melayani homecare fisioterapi. Beberapa masalah yang kita tangani seperti penanganan stroke, sakit muskuloskeletal ( Back Pain, Syaraf kejepit, HNP, Sakit leher, Vertigo, Pasca Operasi, dll ).

Fungsi Fisioterapi adalah untuk mengembalikan fungsional dan gerak tubuh pada orang dengan fungsi gerak tubuh yang terkendala. Sehingga pada kasus-kasus tersebut penting untuk anda memilih terapi dan pengobatan MEDIS yang aman dan tepat.

APA ITU HOMECARE FISIOTERAPI ?

Fisioterapi Homecare atau fisioterapi kerumah merupakan pengembangan dari layanan fisioterapi. Banyak situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan orang  untuk datang ke klinik. Fisioterapi merupakan sebuah proses rehabilitas seseorang agar terhindar dari gangguan nyeri tubuh atau cedera pada fungsi gerak tubuh, melalui serangkaian penilaian, diagnosis, dan tindakan pencegehan. Pelayanan yang Komprehensif merupakan hal lain yang membuat  Fisioterapis Klinik Puspa Husada berbeda. Pemeriksaan yang mendetail pada bagian-bagian anatomi tubuh, mulai dari jaringan keras dan jaringan lunak yang mendukung suatu fungsi gerak tubuh yang merupakan kunci kesembuhan anda.

Apakah kamu membutuhkan fisioterapi homecare untuk mengatasi masalah :

  • Pasca Stroke.
  • Pasca Operasi.
  • Pasca Operasi Knee Joint.
  • Pasca Operasi Hip Replacement.
  • Backpain.
  • Muskuloskeletal.

Garis besar layanan fisioterapi yang dapat dilakukan  dengan Homecare :

  • Fisioterapi Muskuloskeletal mulai dari keseleo, shoulder pain, neck pain hingga backpain.
  • Fisioterapi Neurologi seperti penyakit alzheimer, parkinson, cedera tulang belakang, dan juga stroke. salah satu penyakit yang banyak menggunakan terapi ini ialah stroke.
  • fisioterapi Orthopedi pengobatan sendi pasca operasi, cedera olahraga, radang sendi dan cedera lainnya.

Kelebihan dari Homecare :

  • Privacy : banyak kasus dimana pasien membutuhkan kenyamanan sebagai hal yang utama dan sedang dalam kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan untuk datang ke klinik.
  • Waktu : karena jadwal disesuaikan dengan waktu pasien dan tidak perlu mengantri.
  • Terapi latihan sesuai dengan alat yang ada dirumah, sehingga lebih sesuai dengan keadaan lingkungan.

LAYANAN KHITAN / SUNAT DEWASA ANAK

SUNAT DEWASA DAN SUNAT ANAK

Sunat ( Khitan ) merupakan tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis, Tak hanya pada orang dewasa dan anak-anak, sunat juga bias dilakukan terhadap bayi. Umumnya proses Sunat ( Khitan ) dilakukan saat anak laki-laki memasuki usia 6-10 tahun.

sunat khitan

Apa manfaat melakukan sunat ?

  • Mengurangi risiko terjadinya kanker penis dan kanker serviks pada pasangan
  • Mencegah terjadinya penyakit pada penis, seperti nyeri yang dirasakan pada kepala atau kulup penis yang disebut Fimosis.
  • Membuat kesehatan penis lebih terjaga. Sebab penis yang sudah disunat lebih mudah untuk dibersikan sehabis buang air kecil.
  • Mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih, yang berkaitan dengan masalah ginjal

Layanan sunat di Klinik Puspa Husada :

  1. Sunat Dewasa
  2. Sunat Khitan anak
  3. Repair sunat khitan anak dewasa
  4. Sunat Khitan Gemuk
  5. Homevisit/Homecare sunat

Kelebihan Sunat di Puspa husada :

  1. Dilakukan Oleh dokter
  2. Tanpa Antrian
  3. Tanpa Infeksi dan Nyeri minimal

Metode Sunat di Klinik Puspa :

  1. Konvensional
  2. Laser

Harga Sunat di Klinik Puspa Husada dimulai dari 850 000 rupiah.

Ada beberapa jenis sunat ?

  • Metode Konvensional

Masih sering digunakan oleh tenaga Kesehatan, merupakan metode yang sebenarnya paling aman dengan biaya minim meski waktu penyembuhan sedikit lebih lama

  • Metode Laser

Paling banyak ditawarkan oleh kebanyakan rumah sakit dan klinik, menggunakan besi yang dihantarkan melalui aliran listrik.

Suhu panas dimanfaatkan untuk memotong kulit kepala penis. Berbeda dengan teknik klem yang hanya memakan waktu sebentar, proses sunat dengan metode laser membutuhkan waktu selama 30-60 menit.

Sama seperti sunat teknik klem, risiko pendarahan sunat teknik ini sama-sama rendah. Hanya saja, penis tetap perlu dijahit dan diperban usai sunat.

Keunggulan : Minim perdarahan dan luka

  • Metode Khitan Lem

Sunat ini menggunakan lem, yaitu cairan perekat kusus yang berfungsi untuk menutup luka setelah sunat. Walaupun metode sunat ini masih tergolong baru, tapi penggunaan lem dalam dunia medis digunakan sejak lama. Teknik ini sangat efektif untuk menyatukan luka yang terbuka.

  • Metode Stapler

Stapler umumnya dilakukan pada pria remaja dan dewasa. Caranya dengan menggabungkan metode potong serta jahit dengan alat. Strepler berbentuk seperti lonceng pada bagian dalam untuk melindungi kepala penis dan juga ada lonceng lain diluar yang punya pisau bundar untuk memotong kulup.

Bagi sahabat nk yang ingin khitanan, bias langsung hubungi klinik kami.

PUSPA HUSADA MERUPAKAN BAGIAN DARI NK HEALTH

Fisioterapi Jakarta

Klinik Fisioterapi Jakarta

Fisioterapi Bekasi

Cara Mencegah Berat Badan Naik

Cara Mencegah Berat Badan Naik

Obesitas merupakan masalah utama yang terjadi di masa kini. Dengan banyaknya tersedianya makanan dan minuman di sekitar kita dan layanan antar yang cepat memudahkan kita mengakses makanan tersebut setiap saat. Hal inilah yang menyebabkan tingginya angka obesitas dan komorbiditas yang terjadi akibat hal tersebut.

Cara Mencegah Berat Badan Naik

Oleh karena itu banyak orang yang mencari metode untuk diet atau mencegah kenaikan berat badan. Anda mungkin pernah mendengar tentang berbagai metode diet, seperti diet keto, diet paleo, diet rendah lemak atau gula dan sebagainya. Atau mungkin anda sudah mencoba metode diet tertentu, tetapi tidak berhasil? Maka artikel ini mungkin cocok untuk anda dan bisa membantu anda. 

Pertama anda mungkin sudah kenal dengan konsep kalories in, kalories out. Prinsipnya adalah energi dari makanan yang masuk harus sama dengan yang kita bakar. Contohnya mungkin anda seseorang pegawai kantor dan disarankan mengkonsumsi 1800 kalori perhari. Jadi kalau anda makan dibawah itu tentu berat badan anda tidak akan meningkat.  Atau mungkin anda sudah pernah mencoba makan makanan seperti selada atau apel agar cepat kenyang dan berkalori rendah, tetapi tidak berhasil menurunkan berat badan? Tahukah anda kenapa?

Jawabannya adalah karena semua metode diet yang pernah anda baca atau coba adalah metode “diet” dan itu adalah masalahnya. Diet tidak akan pernah berhasil menurunkan berat badan, terutama di jangka Panjang. Kenapa? Satu karena anda menyulitkan diri anda sendiri, contohnya jika anda menghitung kalori, apakah anda akan menghitung kalori anda setiap hari? Tentu tidak. Kalau anda harus makan apel supaya kurus, apakah anda akan makan apel setiap hari? Tentu tidak, anda akan jenuh pasti suatu saat. Jadi semua metode diet ini hanya bisa berfungsi secara teori, tidak bisa digunakan di dunia nyata. 

Prinsipnya sebetulnya sederhana, “keep it simple”, jangan pernah memakan sesuatu dengan tujuan supaya bisa kurus atau supaya berat badan tidak naik. Prinsip pertama adalah anda pasti tahu makanan apa yang tidak seharusnya anda makan, misalnya kue saat rapat, kopi manis dan lainnya, mulailah mengganti hal tersebut dengan makanan yang lebih sehat, contohnya kue saat rapat anda ganti dengan buah atau gula kopi anda diganti dengan gula tropikana. 

Jadi prinsipnya, carilah makanan sehat yang anda suka, dan akan lebih baik jika anda memakan masakan sendiri karena anda tahu apa yang anda makan. Jangan terlalu sering makan di luar karena anda tidak tahu berapa banyak gula dan garam yang mereka tabur di makanan anda. Jika anda mengganti makanan dan snack anda sehari-hari dengan makanan sehat, akan sangat membantu mencegah anda mengalami obesitas. 

Selanjutnya, perlu anda ingat, tubuh kita memiliki kecenderungan untuk menyimpan energi. Jadi jika anda terus menerus makan sehat, suatu saat anda akan mencapai titik buntu di mana berat anda tidak akan turun lagi. Jika anda sudah mencapai titik ini, maka anda memerlukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Akan tetapi karena topik kita hanya mencegah kenaikan berat badan, maka mengganti makanan yang bias akita makan dengan yang lebih sehat cukup untuk hal ini. Ingat prinsipnya keep it simple dan jangan pernah memaksa makan makanan yang anda tidak suka, sekian dan semoga bermanfaat. 

BACA JUGA ARTIKEL TENTANG:

FISIOTERAPI TERBAIK JAKARTA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA BARAT

KLINIK VAKSIN JAKARTA

KLINIK BPJS TINGKAT 1 JAKARTA BARAT: NKHEALTH

Pengaruh Covid-19 Pada Penderita Asma

PHYSIOTHERAPY CLINIC IN JAKARTA

Fisioterapi Jakarta

Nyeri dan Sakit bukan indikator parah atau tidaknya Cedera

Nyeri dan Sakit

Tahukah Anda bahwa rasa sakit bukanlah satu-satunya prediktor seberapa buruk cedera itu?.

Nyeri telah identik dengan cedera sejak abad ke-16, ketika filsuf Prancis Rene Descartes berteori bahwa tubuh itu mirip dengan mesin, bahwa rasa sakit adalah gangguan yang diturunkan di sepanjang serabut saraf sampai gangguan tersebut mencapai otak. Setiap kerusakan jaringan akan menarik tali yang melekat pada bel di otak, memperingatkan otak akan kerusakan tersebut.

Seiring berkembangnya teori ini, masih ada satu tema utama yaitu nyeri =  kerusakan jaringan.

Selama 20 tahun terakhir, ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kenyataannya tidak demikian. Yah tidak sepenuhnya pula. Tubuh sebenarnya memiliki ujung saraf yang, sebagai respons terhadap rangsangan tertentu, mengirim sinyal ke otak. Namun mereka tidak mengirim pesan tentang kerusakan, mereka mengirim pesan tentang “bahaya” dari stimulus ini. Ujung saraf ini merespons rangsangan mekanis (misalnya mencubit atau meninju), suhu (misalnya es atau api), dan kimia (misalnya asam).

Nyeri dan Sakit
Nyeri dan Sakit

Penting untuk diingat bahwa ujung saraf ini dapat dirangsang oleh hal-hal pada tingkat yang lebih rendah yang sebenarnya secara fisik akan menyebabkan kerusakan pada Anda. Ingat terakhir kali Anda melompat ke kamar mandi yang sangat panas, jari kaki Anda tersandung atau seseorang mencubit Anda. Pada semua kesempatan ini, rasa sakit awal yang Anda rasakan kemungkinan besar sangat kuat, namun (semoga) mereda dengan sangat cepat dan tidak ada kerusakan jaringan yang nyata.

BACA JUGA ARTIKEL : KLINIK FISIOTERAPI BEKASI

Jadi mengapa kita mengalami rasa sakit?

Rasa sakit seperti alarm atau sinyal yang berbunyi di kepala Anda untuk mengingatkan Anda betapa berbahayanya Anda. Ini adalah mekanisme pelindung tubuh. Terkadang alarm “berdering lebih keras” daripada yang seharusnya karena menjadi terlalu sensitif, salah membaca situasi, dan betapa berbahayanya itu.

Sebagai contoh :

Jika Anda pernah mengalami cedera punggung saat membungkuk untuk mengangkat sesuatu sebelumnya, otak Anda akan mengingat hal ini dan akan sangat waspada di masa yang akan datang.

Jika seseorang memberi tahu Anda bahwa ada sesuatu yang tidak selaras dan ini perlu dikoreksi, otak Anda akan lebih gelisah ketika area itu berada di bawah tekanan.

Jika MRI di punggung Anda menunjukkan disk yang menonjol atau degenerasi, Anda secara alami akan lebih melindungi area ini terlepas dari apakah rasa sakit Anda disebabkan atau tidak.

Otak dapat meningkatkan tingkat rasa sakit yang diterimanya dari ujung saraf berdasarkan kombinasi dari faktor-faktor ini dan banyak lagi… seperti faktor emosional seperti stress,

tetapi kita akan meninggalkannya untuk hari lain.

Jadi apa yang kita lakukan?

Nyeri adalah gejala dari otak. Ini adalah interpretasi otak Anda tentang betapa berbahayanya situasinya, tidak peduli seberapa besar atau kecilnya. Jadi apakah kita mengabaikannya dan melanjutkan? Sama sekali tidak. Ini adalah mekanisme perlindungan tubuh Anda. Ini memberi tahu Anda bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi, hanya saja tidak bagus untuk memberi tahu seberapa parah masalahnya sebenarnya. Apa selanjutnya? Rasa sakit sering menjadi motivator untuk bertindak. Pergi dan temui praktisi perawatan kesehatan yang berpengetahuan dan berkualitas untuk dinilai secara akurat untuk melihat apakah rasa sakit Anda terkait dengan cedera, untuk didiagnosis sehingga tahu dan memahami apa yang sedang terjadi dan dirawat untuk cedera Anda dan bukan hanya rasa sakit Anda.

BACA JUGA ARTIKEL TENTANG:

FISIOTERAPI TERBAIK JAKARTA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA BARAT

KLINIK VAKSIN JAKARTA

KLINIK BPJS TINGKAT 1 JAKARTA BARAT: NKHEALTH

Pengaruh Covid-19 Pada Penderita Asma

PHYSIOTHERAPY CLINIC IN JAKARTA

Fisioterapi Jakarta

Tension Type Headache? ini cara mengatasinya!

TENSION TYPE HEADACHE

Sakit kepala datang dalam berbagai bentuk. Jenis yang paling umum adalah sakit kepala tegang. Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa sekitar 7 juta orang Australia cenderung mengalami sakit kepala tegang. Tidak banyak data epidemiologi mengenai tension type headache (TTH) di Indonesia. Sebuah penelitian di Bali yang dilakukan pada mahasiswa senior fakultas kedokteran, melaporkan bahwa TTH ditemukan pada 60,3% dari 73 orang. Seperti namanya, sakit kepala tegang disebabkan oleh ketegangan atau ketegangan pada otot-otot di sekitar kepala dan leher. Mereka hadir dalam berbagai cara yang berbeda atau dalam berbagai kombinasi dari masing-masing keluhan yang muncul ini:

  • Nyeri tumpul dan persisten yang intensitasnya sangat bervariasi
  • Biasanya terasa di sekitar kepala dan leher di kedua sisi
  • Bisa tajam, menusuk rasa sakit di kepala
  • Merasakan ketat atau berat yang konstan di sekitar kepala
  • Tightness and tenderness / ketegangan dan nyeri di kepala, leher dan otot bahu
  • Pembatasan gerakan leher dan bahu
  • Sulit berkonsentrasi atau tidur
  • Kepekaan terhadap cahaya dan suara
  • Mual
TENSION TYPE HEADACHE
TENSION TYPE HEADACHE

Jadi apa yang bisa dilakukan? Sama seperti ada banyak keluhan yang muncul, ada juga banyak cara untuk membantu mengatasi sakit kepala tegang.

Baca juga artikel terkait: FISIOTERAPI BEKASI, KLINIK FISIOTERAPI BEKASI

Minum obat  atau bahkan resep dokter.

Minum obat untuk menghilangkan rasa sakit adalah “penyembuhan” yang terkenal. Terkadang ini cukup untuk mengatasi gejala tersebut. Tapi hati-hati, penggunaan obat jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan hati. Jika Anda telah minum obat selama lebih dari seminggu, konsultasikan dengan dokter Anda atau cari perawatan dari praktisi perawatan kesehatan yang berkualitas.

Sesuaikan kebiasaan kerja Anda dan atur workstation Anda dengan benar.

Berada dalam postur yang sama untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kelebihan otot dan kelelahan. Hal ini menyebabkan peningkatan ketegangan melalui bahu Anda, punggung atas dan tentu saja leher Anda. 

Luangkan waktu jauh dari stres.

Hidup bisa menjadi stres. Stres meningkatkan ketegangan di seluruh tubuh Anda – dari sakit kepala tegang. Jadi luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang Anda sukai atau bahkan berlibur. Sebagai alternatif, praktikkan teknik relaksasi seperti latihan pernapasan dalam & meditasi. Perawatan sakit kepala tegang

Dapatkan kualitas tidur yang baik.

Tidur malam yang baik dapat membantu meredakan kecemasan, stres, dan kelelahan – tiga faktor besar penyebab sakit kepala tegang. Usahakan untuk tidur 8 jam setiap malam.

Lakukan olahraga secara teratur.

Latihan fisik membantu melepaskan ketegangan dan stres dalam tubuh Anda sementara juga melepaskan Endorfin – bahan kimia bahagia Anda. Hanya 30 menit berjalan kaki tiga kali seminggu sudah cukup untuk mencegah sakit kepala Anda.

Minum air.

Hidrasi yang buruk dapat menyebabkan ketegangan otot di seluruh tubuh Anda. Pastikan Anda tetap terhidrasi dengan baik. Ingatlah bahwa jika Anda merasa haus, Anda sudah mengalami dehidrasi.

Oleskan kompres panas / dingin ke dahi Anda atau di mana Anda merasakan sakit kepala.

Penggunaan panas atau dingin dapat membantu meredakan ketegangan otot di sekitar kepala dan leher. 

Gentle self-massage / Pijat dibagian dahi, temporal, dan bagian belakang leher Anda.

TENSION TYPE HEADACHE

Area-area ini adalah area umum Tightness (Tegang) yang berkontribusi pada sakit kepala. Massage membantu meningkatkan aliran darah, mengurangi stres dan meningkatkan mobilitas dan fleksibilitas sendi. Tentu saja ini sangat membantu mengurangi keparahan sakit kepala tegang.

Stretching (Peregangan)

sakit kepala

Rutin melakukan peregangan dapat membantu agar tubuh Anda tetap lentur. Karena ketika jarang untuk melakukan peregangan, kemampuan mobilitas akan banyak berkurang sehingga gerakan menjadi terbatas.

Jika tubuh Anda lentur, melakukan aktivitas sehari-hari tentunya akan lebih mudah. Selain berguna untuk kelenturan tubuh, melakukan latihan peregangan juga akan memberikan manfaat berikut ini:

  • Melancarkan aliran darah ke otot
  • Memperbaiki postur tubuh
  • Menyembuhkan dan mencegah sakit punggung
  • Meredakan stres
  • Mengatasi sakit kepala tegang (tension headache)
  • Menurunkan risiko cedera saat berolahraga

Jangan melakukan peregangan secara berlebihan atau overstretch karena justru akan menyebabkan cedera segera berhenti jika merasa sakit berarti Anda terlalu memaksakan tubuh dan harus segera menghentikan latihan peregangan. Atur pernapasan akan membantu Anda untuk melepaskan ketegangan dan membuat latihan peregangan menjadi lebih mudah.

baca juga artikel tentang:

FISIOTERAPI JAKARTA

FISIOTERAPI TERBAIK JAKARTA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA

FASKES BPJS JAKARTA UTARA : NK HEALTH

KLINIK BPJS TINGKAT 1 JAKARTA BARAT: NKHEALTH

KLINIK FISIOTERAPI BEKASI: PUSPA HUSADA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA BARAT

KLINIK VAKSIN JAKARTA

MENGATASI SAKIT LEHER DENGAN STRETCHING

Cara Mengatasi Darah Rendah

Cara Mengatasi Darah Rendah

Cara Mengatasi Darah Rendah
Cara Mengatasi Darah Rendah

Kita pasti sudah sering mendengar tentang darah tinggi, orang tua di atas 40 tahun sering diperiksa tensi atau tekanan darahnya, dan bila di atas 140/90 dinyatakan memiliki darah tinggi.

Tapi kalau darah rendah, mungkin kebanyakan orang tidak mengetahuinya. Secara teknis adalah kebalikan dari darah tinggi. Apabila seseorang memiliki tekanan darah sekitar 100/70 atau 90/60, bisa dikatakan dia memiliki darah rendah. Darah rendah yang kita bahas di sini tidak termasuk syok ya, dimana seseorang pingsan akibat memiliki tekanan darah dibawah 90/60 karena perdarahan atau hal-hal lainnya.

Jadi bagaimana seseorang bisa memiliki darah rendah? Pertama kita asumsikan dulu jantung manusia adalah sebuah pompa untuk darah, jadi yang mempengaruhi tekanan yang akan dikeluarkan oleh jantung kita akan tergantung dari volume darah yang masuk (preload), Kekuatan kontraksi jantung (contractility) dan resistensi pembuluh darah (afterload). Ya, ketiga factor preload, contractility dan afterload inilah yang menyebabkan tekanan seseorang darah tinggi atau rendah.

Tekanan darah yang rendah sebetulnya bukan masalah apabila orangnya sudah terbiasa, yang jadi masalah adalah kalau sampai menyebabkan lemas dan pusing akibat asupan darah ke otak yang kurang.

Dalam konteks tekanan darah rendah, kita tidak membahas mengenai afterload, karena lebih berhubungan dengan darah tinggi. Afterload akan meningkat jika pembuluh darah kita kaku, terutama pada orang-orang yang memiliki kolestrol dan kadar lemak darah tinggi, atau disebut juga akibat proses aterosklerosis.

Bagaimana dengan contractility? Jika seseorang memiliki darah rendah, kemungkinan fungsi jantung dia lebih lemah dibandingkan orang normal, tapi tidak termasuk ke kategori gagal jantung ya, karena kebanyakan orang dengan darah rendah memiliki fungsi jantung yang cukup untuk memompa darah ke seluruh tubuh meski kekuatannya lebih rendah dibandingkan kebanyakan orang.

Nah makannya, kebanyakan masalah dari tekanan darah rendah ada di preload. Kalau seseorang volume darahnya kurang, maka tekanan darah juga akan menurun. Volume ini tidak semerta-merta karena perdarahan, tapi bisa juga karena asupan cairan kita kurang. Oleh karena itu pastikan kita minum yang cukup setidaknya 8 gelas sehari supaya kita tidak pusing akibat tekanan darah rendah. Demikian semoga dapat membantu.

BACA JUGA TENTANG :

FISIOTERAPI BEKASI

FISIOTERAPI JAKARTA

KLINIK FISIOTERAPI BEKASI

FISIOTERAPI TERBAIK JAKARTA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA

FASKES BPJS JAKARTA UTARA : NK HEALTH

KLINIK BPJS TINGKAT 1 JAKARTA BARAT: NKHEALTH

KLINIK FISIOTERAPI BEKASI: PUSPA HUSADA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA BARAT

KLINIK VAKSIN JAKARTA

MENGATASI SAKIT LEHER DENGAN STRETCHING